Siapa Dalang Dibalik Kerelaan Pemain MU Mendonasikan Gaji untuk Memerangi Covid-19?

http://arcadiumgames.com/wp-content/uploads/2020/04/harry-maguire-manche_afe1d87-1.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Belum lama ini, sejumlah pemain Manchester United menyisihkan 30 persen gajinya untuk ikut membantu perjuangan memerangi virus Corona. Dan ada satu sosok yang membuat mereka mau melakukan donasi.

Sebagaimana yang diketahui, virus Corona merupakan momok yang sedang dihadapi oleh manusia di seluruh dunia. Virus yang berawal dari Wuhan, China tersebut sudah merenggut jutaan nyawa di berbagai negara.

Menurut data dari Worldometer, diketahui bahwa hampir 40 ribu orang dinyatakan positif terinfeksi virus itu. tiga ribu jiwa di antaranya dinyatakan meninggal dunia, dan 135 lainnya berhasil disembuhkan.

Virus Corona pun mengganggu banyak sektor, terutama olahraga. Baru-baru ini, Premier League dipastikan ditunda lagi sampai batas waktu yang belum ditentukan. Begitu pula dengan beberapa liga dari negara lainnya.

 

Tim medis di Inggris sedang berjuang keras untuk mengatasi pandemi virus Corona. Masalahnya, kasusnya terus bermunculan hingga mereka kewalahan. Dana pun menjadi masalah, sebab fasilitas yang ada sekarang tak cukup untuk menanggulangi kasus-kasus ini.

Pemain Manchester United pun, seperti yang dilaporkan Berita Bola Online, jadi tidak bisa tinggal diam. Mereka turut membantu dengan cara menyisihkan 30 persen gajinya guna disumbangkan ke rumah sakit yang membutuhkan.

BACA JUGA : Bukan Paul Pogba, Kylian Mbappe yang Jadi Prioritas Transfer Real Madrid

Ternyata, inisiatif tersebut ada pencetusnya. Dia adalah Harry Maguire yang baru resmi menjadi bagian dari Manchester United pada pertengahan tahun 2019 kemarin.

Di laporan yang sama menyebutkan bahwa mantan penggawa Leicester City itu menyampaikan niatnya kepada pimpinan MU, Ed Woodward. secara detail, 30 persen gaji pemain Manchester United per bulannya akan dipotong untuk didonasikan kepada rumah sakit selama masa pandemi ini.

Tuntutan itu sebenarnya sudah lama bermunculan, sebab MU saat ini berstatus sebagai salah satu klub terkaya di dunia. Salah satunya datang dari menteri kesehatan Inggris, Matt Hancock.

Sang menteri tidak hanya mengkritik MU, melainkan semua pemain yang berpartisipasi di Premier League. Kritikan itu sendiri ditentang oleh asosiasi pemain sepak bola profesional (PFA).