Rodrygo dan Vinicius: Awal Hebat Evolusi Real Madrid

Pochettino Dipecat, Mourinho Menjabat, Unai Emery yang Ketar-Ketir

BERITA BOLA ONLINE  – Real Madrid sepertinya tidak akan kesulitan menjaga nama besar klub hingga beberapa tahun ke depan. Los Blancos telah memiliki beberapa calon bintang masa depan, di antaranya Rodrygo Goes dan Vinicius Junior.

Teranyar, Rodrygo dan Vinicius membuktikan kualitas mereka kala membantu Madrid memetik kemenangan 3-1 di kandang Club Brugge. Dua pemain muda ini bisa menyuguhkan keajaiban ketika pemain utama absen.

Dua bocah Brasil ini benar-benar menyulitkan pertahanan Brugge dengan teknik bermain yang luar biasa. Keduanya masing-masing membungkus satu gol, cukup sebagai bukti ketajaman.

Setelah kesulitan menembus tim inti musim ini, VInicius tidak tampak kesulitan ketika menyulitkan pertahanan Club Brugge. Dia nyaris menyamai level terbaiknya musim lalu, ketika bermain di bawah Santiago Solari.

Total 90 juta euro dihabiskan Madrid untuk membeli dua pemain muda ini, yang dipandang sebagai masa depan El Real. Kali ini, untuk pertama kalinya fans Madrid bisa menyaksikan duet luar biasa Rodrygo-Vinicius di lini serang.

Zidane menurunkan formasi trio penyerang pada laga tersebut, seperti biasanya. Luka Jovic diplot sebagai striker utama, Vinicius di kiri, dan Rodrygo di kanan.

BACA JUGA : Pochettino Dipecat, Mourinho Menjabat, Unai Emery yang Ketar-Ketir

Jovic lagi-lagi tampak kesulitan, mungkin karena beban harga yang terlalu mahal. Untungnya, dia mendapatkan dukungan luar biasa dari dua pemain di kanan-kirinya.

Ketika Vinicius masih berjuang membuktikan diri, Rodrygo sedikit lebih unggul. Musim ini, Zidane sering mengandalkan Rodrygo pada lag-laga sulit, tentu Rodrygo menjawabnya dengan gol-gol penting.

Dia telah mencetak enam gol di semua kompetisi musim ini, pencetak gol terbanyak kedua di bawah Karim Benzema. Untuk pemain baru yang masih belia, torehan Rodrygo jelas memuaskan.

Salah satu masalah utama Zidane musim ini adalah usaha memainkan dua pemain ini bersamaan, sebelumnya Zidane dinilai harus memilih salah satu.

Biar begitu, penampilan keduanya saat melawan Club Brugge kemarin sudah ckup menjelaskan kerjasama apik yang mungkin jadi ancaman baru Madrid.