Manchester United Disuruh Pecahkan Celengan demi Mbappe

http://arcadiumgames.com/wp-content/uploads/2019/10/mbappe1.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Louis Saha percaya bahwa penyerang PSG, Kylian Mbappe, adalah solusi untuk lini depan Manchester United yang sedang melempem. Ia bahkan tak sungkan menyuruh bekas klubnya tersebut untuk menguras isi kantongnya demi mendapatkan Mbappe.

Sudah bukan rahasia lagi kalau daya gedor Manchester United sedang buruk pada musim ini. Sejak membantai Chelsea di pekan perdana ajang Premier League, skuat besutan Ole Gunnar Solskjaer itu hanya mampu mencetak tidak lebih dari satu gol di setiap pekannya.

Manchester United hanya mampu membukukan 10 gol dari sembilan laga yang telah dilewati. Torehan buruk itu kemudian berpengaruh besar pada posisinya dalam klasemen, di mana mereka sekarang terdampar di peringkat 14 dengan raihan 10 poin saja.

Materi lini depannya bisa dikatakan kurang mumpuni. Marcus Rashford tak mampu mengisi kekosongan sepeninggalan Anthony Martial yang mengalami cedera, alih-alih menggantikan Romelu Lukaku. Sementara Mason Greenwood masih terlalu hijau untuk diandalkan.

Berbagai saran telah diberikan kepada klub raksasa Inggris tersebut, mayoritas datang dari mantan pemainnya. Seperti Dimitar Berbatov, yang meminta Manchester United untuk segera mendatangkan Mario Mandzukic dari Juventus.

BACA JUGA : Kalahkan Lokomotiv, Bukti Pengalaman Juventus di Liga Champions

Louis Saha memberikan saran yang jauh lebih ekstrem. Pria asal Prancis tersebut meminta manajemen untuk mendatangkan Kylian Mbappe dari PSG, meskipun langkah itu bisa memberikan pukulan telak dalam sisi finansial.

“Jika anda bertanya kepada saya, saya akan memecahkan celengan untuk Mbappe, namun sekarang sudah telat,” tutur Saha saat berbicara secara eksklusif kepada berita bola online.

Secara umum, Saha sendiri menilai bahwa dunia sepak bola saat ini sedang kekurangan striker tajam nan haus gol. Satu-satunya sosok yang memenuhi standarnya sejauh ini adalah penyerang Bayern Munchen, Robert Lewandowski.

“Lewandowski adalah contoh langkah yang tersisa, dan saya tak yakin ada banyak pemain yang cocok untuk mengisi lini depan. Saya punya pandangan kepada beberapa striker seperti [pemain Atalanta, Duvan] Zapata yang bagi saya adalah pemain bagus, sangat kuat,” lanjutnya.

Saha menganggap bahwa Manchester United membutuhkan tower yang kuat di lini depan. Mereka memiliki fungsi sebagai penahan bola agar gelandang menyerang seperti Paul Pogba bisa masuk ke kotak penalti lawan.

“Ada kebutuhan seseorang di depan yang cukup kuat menahan bola dan memberikan waktu dan ruang kepada pemain seperti Paul Pogba dan Scott McTominay untuk menciptakan sesuatu dari tengah,” tambahnya.

“Anda meminta banyak hal dari pemain muda karena bisa mengoper bola dan melakukan sentuhan yang baik, terlihat sangat baik dan itu tidak berfungsi. Gaya sepak bola ini bergantung pada penguasaan bola, namun sulit bagi pemain muda terutama mereka yang tak memiliki kepercayaan diri,” tandasnya.