Jelang Derby Milan, Ruang Ganti Inter Terpecah Belah?

http://arcadiumgames.com/wp-content/uploads/2019/03/spalletti-icardi-bikin-malu-inter-NON.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Kabar mengejutkan datang dari salah satu klub raksasa Italia, Inter Milan. Salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya bercerita banyak hal, mulai dari buruknya hubungan antara Mauro Icardi dan Luciano Spalletti hingga perpecahan di ruang ganti.

Permasalahan yang dialami oleh Icardi diawali oleh pencabutan ban kapten pada pertengahan bulan Februari kemarin. Sejak saat itu, pria asal Argentina itu sudah tak pernah lagi terlibat dalam pertandingan Inter Milan.

Sempat beredar kabar bahwa Icardi tak memenuhi panggilan dari tim lantaran mengalami cedera. Namun informasi tersebut dibantah oleh tim medis klub segera setelah mantan striker Sampdoria itu menjalani pemeriksaan.

Kabar terakhir menyebutkan bahwa Icardi dan Inter Milan akan segera melakukan gencatan senjata. Tapi sepertinya hal itu tidak akan jadi kenyataan dalam waktu dekat. Bahkan, La Reppublica menemukan informasi bahwa ruang ganti Nerazzurri sedang berantakan.

BACA JUGA : De Gea Masih yang Terbaik di Antara Semua Kiper di Premier League

Surat kabar Italia tersebut merilis sebuah transkrip wawancara dengan salah satu member skuat Inter Milan yang tak ingin disebut namanya. Pertama-tama, ia menyebut sang pelatih, Luciano Spalletti, sebagai dalang dari kekisruhan pencabutan ban kapten Icardi.

“Tak ada yang meminta Spalletti untuk mencabut ban kapten dari Icardi,” tutur sumber tersebut. “Icardi kesal dengan nada yang Spalletti ambil dalam mengkritik rekan satu timnya dan memintanya melakukan pencatatan. Padahal, mereka baru meraih kemenagnan dan tak perlu ada hal yang perlu dibesar-besarkan,” sambungnya.

“Ketika ban kaptennya dicabut, itu seperti noda untuk Mauro, jadi ia berulang kali mengirim pesan kepada klub dan menunjukkan rekor 97,5 persen ketepatan waktunya dalam menghadiri latihan, sebagai bentuk dari profesionalitasnya bertahun-tahun terakhir ini,” lanjutnya.

“Itu tak ada gunanya. Spalletti tak bisa digantikan. Klub, yang sedang dalam perebutan tempat di Liga Champions, tak punya kekuatan untuk turut campur tangan,” tambahnya.

Lebih lanjut, sang sumber mengatakan bahwa ruang ganti Inter Milan saat ini sedang terpecah menjadi tiga bagian. Dan Icardi, kata sang sumber tersebut, berteman baik dengan semuanya kecuali fraksi ‘Balkan’.

“Ruang ganti terpecah menjadi tiga fraksi: Pemain Italia, Amerika Selatan, dan orang Slavia. Mauro berteman baik dengan semuanya kecuali [Ivan] Perisic, Marcelo Brozovic, dan [kapten anyar] Samir Handanovic,” tambahnya lagi.

“Hal yang sama tak bisa dikatakan untuk Spalletti. Balkanisasi di Inter saat ini sudah berada di tahap lebih lanjut dan tak dapat diubah lagi,” pungkasnya.

La Reppublica mengklaim bahwa direktur klub, Piero Ausilio, berada di belakang klan ‘Balkan’ dan siap menjual Icardi ke Juventus, sedangkan Steven Zhang selaku presiden tim mencoba untuk membawanya kembali ke tim. Sedangkan Giuseppe Marotta masih berada di tengah-tengah.