Sudah Cinta Mati dengan Juventus, Pjanic Jadi Malas Hengkang

http://arcadiumgames.com/wp-content/uploads/2019/02/proxy.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Gelandang asal Bosnia, Miralem Pjanic, nampaknya sudah terlanjur cinta mati dengan klubnya saat ini, Juventus. Ia mengaku sudah tak punya alasan lagi untuk meninggalkan Bianconeri meski ada banyak klub yang tertarik dengannya.

Pjanic merupakan salah satu pembelian Juventus di musim 2016-2017 dulu, di mana ia diboyong dari AS Roma dengan harga 32 juta euro. Pemain berumur 28 tahun tersebut didapuk sebagai suksesor Andrea Pirlo yang memilih hijrah ke Amerika Serikat pada waktu itu.

Dampak yang diberikan olehnya di lini tengah pun sangat terasa. Pada musim perdananya, ia berhasil mengantar sang juara bertahan Serie A tersebut melaju jauh di Liga Champions sebelum dikandaskan oleh Real Madrid pada babak final.

Sejak saat itu, performanya selalu konsisten. Perannya di lini tengah hampir tak tergantikan. Seringnya ia diturunkan oleh sang pelatih, Massimiliano Allegri, membuatnya berhasil mencatatkan penampilan ke-100 bersama Juventus di bulan Oktober 2018 lalu.

BACA JUGA : Wenger Dukung Henry untuk Bangkit dari Kegagalannya

Seiring dengan performa apiknya, ia juga sering membuat klub-klub besar tertarik untuk memboyongnya dari Turin. Namun, lantaran sudah cinta mati dengan Bianconeri, ia mengaku tak menemukan alasan yang tepat untuk pindah.

“Benar, ada beberapa ketertarikan, tapi saya tak punya alasan untuk berganti klub,” tutur Pjanic dalam wawancara bersama berita bola online.

Meskipun demikian, Pjanic tidak menutup rapat peluangnya untuk pindah dari Juventus Stadium suatu hari nanti. Sebab menurutnya, transfer tidak selalu tergantung pada keinginan pemain saja. Ada peran klub dibalik kepindahan seorang pemain.

“Saya tak tahu apakah Juventus akan menjadi klub besar terakhir saya, karena transfer tak selalu tergantung pada pemain saja,” tambahnya.

“Tapi juga tergantung klub dan siap yang mungkin membutuhkan anda atau tidak dalam peran itu,” tandasnya.

Sejak kedatangan Pjanic dan kepergian Pirlo, Juventus bisa dibilang tak lagi memiliki sosok gelandang kreator yang berposisi di depan lini pertahanan. Namun pada musim ini, di beberapa kesempatan, Allegri kerap memberikan tanggung jawab itu kepada Emre Can.