Malamnya Renato Sanches

Malamnya Renato Sanches

Malamnya Renato Sanches

Agen Judi Bola Online Terpercaya ,Marseille – Renato Sanches tampak sangat bagus waktu Portugal menaklukkan Polandia. Pertandingan itu seolah jadi malam untuk pemain berumur 18 th. itu.

Portugal melaju ke babak semi final Piala Eropa sesudah menaklukkan Polandia dalam pertandingan yang berjalan hingga babak adu penalti. Di babak tos-tosan, A Seleccao das Quinas, menang dengan score 5-3 selesai imbang 1-1 sepanjang 120 menit.

Dalam kompetisi yang berjalan di Stade Velodrome, Jumat (1/7/2016) awal hari WIB, Portugal memulai kompetisi dengan kurang oke. Gawang mereka telah dibobol oleh Robert Lewandowski di menit ke-2.

Usaha Portugal untuk menyamai kedudukan baru membawa hasil di menit 33. Bukanlah Cristiano Ronaldo atau Luis Nani, yang disebut dua top skorer Portugal pencetaknya, tetapi Renato.

Renato memakai umpan dari Nani untuk menceploskan bola kedalam gawang yang dikawal oleh Lukasz Fabianski.

Dengan gol itu, Renato dicatat oleh Opta jadi pemain termuda yang cetak gol di fase knock-out Piala Eropa. Usianya 18 th. 316 hari.

Gol dari Renato itu pada prosesnya bikin kompetisi berlanjut sampai babak adu sepakan penalti. Tidak ada gol lagi di bekas kompetisi.

Di babak tos-tosan, Renato kembali unjuk kemampuan. Jadi penendang ke-2 selesai Cristiano Ronaldo. Dia dapat menceploskan bola kedalam gawang. Diakhir kompetisi, Renato juga dinobatkan jadi penampil paling baik.

Dengan peran yang didapatkan Renato itu, hal semacam itu memanglah lumrah. Di waktu pemain seperti Ronaldo serta Nani sekian kali menyia-nyiakan kesempatan, dia tampak sebagai pembeda.

Renato tampak menguasai di lini tengah. Dia dicatat oleh Whoscored lakukan sentuhan paling banyak dengan catatan 98 kali. Satu tendangan on tujuan yang dia bukukan juga berbuah gol.

Dengan penampilannya yang gemilang di pertandingan melawan Polandia, lumrah bila dia berasumsi waktu di Marseille ini sebagai waktu peristiwa yang mengagumkan.

” Ini adalah peristiwa yang mengagumkan untuk tim, buat saya. Kami telah bekerja begitu keras serta kami telah lakukan yang paling baik. Beberapa orang mengkritik kami, namun kami tidak perduli lantaran telah menjejak ke semi final, ” kata Renato di situs UEFA.

Baca Juga : Trapattoni: Italia Selalu Berhasil Letakkan Jerman ke Dalam Krisis

” Kami kebobolan gol amat cepat, namun kami tetaplah memiliki kepercayaan hingga akhir kompetisi. ”

” Untuk penalti, pelatih ajukan pertanyaan siapa yang menginginkan jadi penendang. Cristiano jadi yang pertama lantas saya katakan kalau saya dapat jadi yang ke-2. Pelatih memiliki kepercayaan pada diri saya serta saya cukup yakin diri disuruh jadi penendang. ”

” Saya memikirkan tentang cetak gol, saya begitu tenang, begitu kolektif, lakukan yang senantiasa saya kerjakan serta memastikan segi tembakan, serta meletakannya disana, paparnya.