Bola Mati yang Masih Menghantui ‘Si Merah

Bola Mati yang Masih Menghantui ‘Si Merah

Bola Mati yang Masih Menghantui 'Si Merah

Agen Bola Casino ,Dortmund – Kelebihan Liverpool di kandang Borussia Dortmund dibatalkan oleh gol Mats Hummels. Gol Hummels itu tidak terlepas dari belum bisanya The Reds menangani hantu bola mati yang meneror mereka musim ini.

Berkunjung ke Signal-Iduna Park dalam pertandingan leg pertama perempatfinal Liga Europa, Jumat (8/4/2016) dinihari WIB tadi, Liverpool yang tampak didominasi Dortmund dapat unggul duluan di babak pertama melalui gol Divock Origi.

Di babak ke-2 Liverpool sesungguhnya ubahan menghimpit Dortmund serta peroleh sebagian kesempatan. Andaikata Roman Weidenfeller tidak bermain apik, Liverpool mungkin saja telah dapat buat gol semakin banyak.

Tetapi, Liverpool masihlah belum dapat menyingkirkan ” penyakit ” di lini belakang mereka yaitu masalah bagaimana hadapi kondisi bola mati. Gol penyama kedudukan yang diciptakan Hummels juga bermula dari korner Henrikh Mkhitaryan.

Bola yang melayang ke kotak penalti tidak dapat dihalau Adam Lallana serta Hummels yang memenangi duel hawa dapat menanduk bola, tanpa ada dapat diadang Simon Mignolet. Score imbang 1-1 bertahan sampai pertandingan selesai.

Squawka mencatat kalau dari keseluruhan 41 gol yang masuk di gawang Liverpool di liga musim ini, 40 % lebih datang dari set-pieces yang disebut jumlah paling tinggi di liga.

” Di babak ke-2, kondisi bola mati, serta dalam sepakbola itu semuanya yaitu salah kami. Saya mengambil keputusan meletakkan Adam Lallana di posisi itu daripada Divock Origi, saya mohon maaf. Sudah pasti kami harusnya dapat menangani umpan silang itu, ” tutur Klopp di website resmi club.

Baca Juga : Zidane Disebut Bikin Karier James di Madrid Memburuk

” Lantas Mats Hummels cetak gol namun kami masihlah miliki peluang. Sesaat dengan kesempatan bersih kami, Roman Weidenfeller tampak begitu baik, performa prima. Selanjutnya kesempatan ke-2 tim masihlah terbuka. Saya fikir kami layak mencapai hasil imbang ini, ” sambungnya.